Hubungan Penamaan RAM dengan Sistem Bilangan- Perwira Learning Center

Posted by Jr on Januari 25, 2026 with No comments



Latar Belakang

Perkembangan teknologi komputer tidak dapat dipisahkan dari konsep dasar sistem bilangan, khususnya bilangan biner. Salah satu komponen utama dalam komputer adalah RAM (Random Access Memory) yang berfungsi sebagai media penyimpanan sementara saat proses berlangsung. Dalam spesifikasi RAM sering dijumpai istilah seperti bit, byte, kapasitas berbasis kelipatan tertentu, serta arsitektur 32-bit dan 64-bit. Hal ini menunjukkan bahwa konsep dan penamaan RAM memiliki keterkaitan erat dengan sistem bilangan yang digunakan dalam komputer.


Alat yang digunakan

Alat yang saya gunakan untuk membuat artikel ini diantaranya:
  1. Blogspot
  2. Search Engine
  3. artificial intelligence

Apa Itu RAM?

RAM adalah memori utama yang digunakan komputer untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses oleh CPU. Data di dalam RAM bersifat sementara (volatile), artinya data akan hilang ketika komputer dimatikan.

RAM bekerja dengan menyimpan dan memproses data dalam bentuk bit (binary digit) yang bernilai 0 atau 1. Oleh karena itu, cara kerja RAM sangat bergantung pada sistem bilangan biner.


Hubungan RAM dengan Sistem Bilangan

1. Kapasitas RAM dan Bilangan Biner

Kapasitas RAM selalu dinyatakan dalam kelipatan pangkat dua, misalnya:

  • 1 KB = 2¹⁰ byte = 1024 byte

  • 1 MB = 2²⁰ byte

  • 1 GB = 2³⁰ byte

  • 8 GB = 2³³ byte

  • 16 GB = 2³⁴ byte

Hal ini terjadi karena jumlah alamat memori dalam RAM ditentukan oleh jumlah bit alamat. Jika tersedia n bit alamat, maka RAM dapat mengakses sebanyak 2ⁿ lokasi memori.


2. Pengalamatan Memori dan Heksadesimal

Meskipun RAM bekerja menggunakan bilangan biner, alamat memori biasanya ditampilkan dalam bentuk bilangan heksadesimal. Contohnya:

  • 0x00000000
  • 0x7FFEAB3C
  • 0xFFFFFFFF
Bilangan heksadesimal digunakan karena lebih ringkas dan mudah dibaca manusia. Satu digit heksadesimal mewakili empat bit biner, sehingga sangat efisien untuk merepresentasikan alamat memori.


3. Arsitektur 32-bit dan 64-bit

Istilah 32-bit dan 64-bit pada sistem komputer juga berkaitan langsung dengan sistem bilangan biner.

  • Sistem 32-bit mampu mengalamati hingga 2³² alamat memori (sekitar 4 GB RAM).

  • Sistem 64-bit mampu mengalamati hingga 2⁶⁴ alamat memori, yang secara teoritis sangat besar.

Penamaan ini menunjukkan jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan alamat memori.


4. Penamaan DDR pada RAM

Penamaan seperti DDR3, DDR4, dan DDR5 tidak berasal langsung dari sistem bilangan. DDR merupakan singkatan dari Double Data Rate, yang menunjukkan kemampuan RAM mentransfer data dua kali dalam satu siklus clock. Namun demikian, perhitungan kecepatan, bandwidth, dan lebar bus RAM tetap berbasis bilangan biner.


Kesimpulan

Dari pembahasan yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan bahwa RAM memiliki hubungan yang sangat erat dengan sistem bilangan, terutama bilangan biner. Kapasitas RAM ditentukan berdasarkan pangkat dua, pengalamatan memori direpresentasikan menggunakan bilangan heksadesimal, serta arsitektur 32-bit dan 64-bit menunjukkan jumlah bit yang digunakan dalam pengalamatan memori. Oleh karena itu, pemahaman sistem bilangan menjadi dasar penting untuk memahami konsep kerja dan penamaan RAM.


Daftar Pustaka

ChatGPT. (2026). Share link: 6976c588-3b98-8398-9d79-a8d48d272404 Diakses 
dari https://chatgpt.com/c/6976c588-3b98-8398-9d79-a8d48d272404

GeeksforGeeks: (2025) “Memory Organization in Computer Architecture.” Diaksses dari https://www.geeksforgeeks.org/computer-organization-architecture/different-types-ram-random-access-memory/